KALTIM, Saatini.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bergerak menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak kebakaran di Jalan Pahlawan, Kelurahan Dadi Mulya, Kota Samarinda. Sedikitnya 32 rumah hangus dalam peristiwa tersebut sehingga 46 kepala keluarga (KK) atau 109 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Melalui Dinas Sosial (Dinsos), pemerintah provinsi mengirimkan bantuan berupa bahan pangan, pakaian, perlengkapan rumah tangga, hingga kebutuhan sekolah untuk anak-anak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascakebakaran.
32 Rumah Hangus, 109 Warga Samarinda Terdampak Kebakaran
Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Dadi Mulya, Samarinda. Dampaknya cukup besar karena sedikitnya 32 rumah terbakar dan membuat puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal.
Tercatat sebanyak 46 KK dengan total 109 jiwa terdampak musibah tersebut. Mereka kini membutuhkan dukungan logistik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang milik mereka.
Kepala Dinas Sosial Kaltim Jaya Mualimin mengatakan penyaluran bantuan menjadi bentuk kepedulian sekaligus respons cepat pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami musibah. Ia berharap dukungan tersebut bisa membantu warga melewati masa sulit dan segera kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Semoga bantuan ini bisa mengurangi beban dan penderitaan warga yang terdampak kebakaran. Kami berharap masyarakat dapat segera bangkit, kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, dan tetap semangat menghadapi musibah ini," kata Jaya saat menyerahkan bantuan secara simbolis, Senin.
Beras hingga Minyak Goreng, Ini Rincian Bantuan Pangan
Pemprov Kaltim menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk menyediakan bantuan pangan dan perlengkapan sandang bagi korban kebakaran. Paket permakanan tersebut mencakup berbagai kebutuhan pokok yang dapat langsung dimanfaatkan keluarga terdampak.
Berikut rincian bantuan pangan yang disalurkan Dinsos Kaltim:
* 46 karung beras. * 46 kilogram gula pasir. * 46 kaleng susu kental manis. * 46 kaleng sarden. * 92 kaleng kornet. * 46 liter minyak goreng. * 46 kaleng biskuit.
Berbagai bahan pangan tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga selama masa pemulihan. Pemerintah juga memberikan perlengkapan lain agar keluarga terdampak dapat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Warga Dapat Pakaian, Selimut hingga Perlengkapan Mandi
Selain makanan, Dinsos Kaltim menyalurkan bantuan sandang dan perlengkapan rumah tangga. Bantuan ini mencakup pakaian pria dan wanita, pakaian dalam, handuk, selimut, hingga perlengkapan mandi.
Berikut daftar perlengkapan sandang dan kebutuhan dasar yang diberikan kepada warga:
* 54 kaos pria. * 54 kaos dalam pria. * 46 kotak celana dalam pria. * 22 daster wanita. * 22 setel pakaian dalam wanita. * 46 handuk. * 46 selimut. * 46 paket perlengkapan mandi dewasa. * 46 sarung. * 46 matras.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu warga memenuhi kebutuhan pribadi setelah kehilangan tempat tinggal. Kehadiran perlengkapan dasar juga diharapkan mendukung aktivitas masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.
Anak Korban Kebakaran Juga Dapat Bantuan Sekolah
Pemprov Kaltim turut memperhatikan kebutuhan pendidikan anak-anak yang terdampak kebakaran. Dinsos menyalurkan 15 setel pakaian sekolah dan 15 pasang sepatu sekolah agar anak-anak tetap dapat melanjutkan kegiatan belajar.
Dukungan ini menjadi perhatian tersendiri karena kebakaran tidak hanya menghilangkan tempat tinggal, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas pendidikan keluarga korban. Dengan adanya perlengkapan sekolah, anak-anak diharapkan tetap bisa menjalankan kegiatan belajar meskipun tengah menghadapi kondisi sulit.
Pemprov Kaltim Tambahkan Bantuan dari APBN
Penanganan warga terdampak tidak hanya mengandalkan bantuan dari APBD Kaltim. Pemerintah provinsi juga menyalurkan dukungan logistik darurat yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Bantuan tambahan tersebut mencakup 46 terpal, 46 paket perlengkapan keluarga atau family kit, satu paket perlengkapan anak atau kid ware, serta 46 kasur. Perlengkapan ini diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara dan kebutuhan keluarga setelah kebakaran.
Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Lurah Dadi Mulya Achmad Suriani dan Ketua RT 21 Kelurahan Dadi Mulya Wahyudianto. Kehadiran unsur pemerintah setempat mendukung proses penyerahan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan Logistik Jadi Penopang Pemulihan Korban Kebakaran
Besarnya dampak kebakaran di Kelurahan Dadi Mulya membuat pemenuhan kebutuhan dasar menjadi perhatian utama pemerintah. Sebanyak 109 warga dari 46 keluarga membutuhkan dukungan pangan, pakaian, perlengkapan tidur, hingga kebutuhan pendidikan.
Melalui bantuan yang bersumber dari APBD dan APBN, Pemprov Kaltim berupaya memberikan dukungan di berbagai aspek kehidupan warga terdampak. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat mengurangi beban masyarakat sekaligus membantu mereka bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. (*)
Tinggalkan Komentar